yoankharisma

Function Point

Posted on: December 6, 2010

Function point adalah salah satu pendekatan pengukuran software untuk mengukur ukuran sistem berdasar kebutuhan sistem.

Function point analysis (FPA) dapat digunakan untuk:

• menjelaskan ruang lingkup sistem dan ukuran fungsional independen dari
teknologi yang digunakan oleh sistem;
• menurunkan produktivitas dan metrik kinerja proses, kebutuhan sumber daya dan estimasi
membantu dalam manajemen proyek;
• mengevaluasi faktor-faktor dalam lingkungan pembangunan yang mempengaruhi produktivitas dan memberikan
dasar untuk meningkatkan pengembangan dan proses peningkatan dan pemeliharaan, dan
• menentukan ruang lingkup dan ukuran peningkatan sistem dan membantu dalam mengelola perubahan sistem.

 

Enam langkah-langkah yang diperlukan untuk menentukan ukuran perangkat tambahan tersebut disajikan dalam peningkatan fungsi poin :

1. Mengidentifikasi transaksi dan data fungsi dalam lingkup proyek peningkatan dan
menentukan ukuran fungsional mereka.
2. Menentukan fungsi transaksi dan data yang akan ditambahkan.
3. Menentukan fungsi transaksional dan data akan dihapus.
4. Menentukan fungsi data harus diubah dan menentukan faktor dampak.
5. Menentukan fungsi transaksional harus diubah dan menentukan faktor dampak.
6. Hitung jumlah Peningkatan Fungsi Poin.

 

-External input (EI) Adalah proses dasar yang memproses data dan informasi kontrol yang datang dari luar batasan aplikasi.

-External Outputs (EO) Sebuah proses dasar dimana hasil data dilewatkan dari dalam ke keluar dari batasan aplikasi.

-External Inquiry (EQ) Fungsi utamanya adalah menyediakan informasi ke user melalui pengambilan/pemrosesan data atau informasi kontrol dari ILF/EIF.

-Internal Logical File (ILF) adalah kelompok data atau kelompok informasi kontrol yang digunakan dalam aplikasi.

-External Interface File (EIF) adalah kelompok data berelasi atau informasi kontrol yang dirujuk oleh aplikasi, tapi dipelihara oleh aplikasi lain.

 

Ada 2 langkah pokok:

1.hitung Unadjusted Function Point Count (UFC)

2.Kalikan UFC dengan Value Adjusted Factor (VAF)


Menghitung UFC

 

 

Elemen Penentuan Kompleksitas

● Record Element Type (RET): sub kelompok data di dalam sebuah logical file. Contoh: seorang Pelanggan dapat memiliki 2 RET, alamat dan nomor telepon.

● Data Element Type (DET): adalah field yang tidak berulang dalam sebuah ILF. Contoh: Kode Pelanggan adalah DET.

● File Type Reference (FTR): adalah sebuah file yang ditunjuk oleh transaksi. Sebuah FTR harus sebuah ILF atau EIF.

 

DET

External Inputs: Data Input Fields, Error Messages, Calculated Values, Buttons

External Outputs: Data Fields on a Report, Calculated Values, Error Messages, and

● Header kolom yang dibaca dari ILF.

● Seperti sebuah EQ dan EO dapat memiliki sisi input dan sisi output.

External Inquiries: Input Side – field used to search by, the click of the mouse. Output side – displayed fields on a screen.

● Field tabel yang bertipe autonumber tidak menjadi DET.

 

Function Point

● Hitung Complexity Adjustment Factor (CAF/TCF) :

● CAF = 0.65 + (0.01 x N)

● Hitung Adjusted FP:

● AFP = FP x CAF

● Perkiraan ukuran LOC :

● LOC untuk Java = AFP x LOC / AFP

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


  • None
  • No comments yet

Archives

%d bloggers like this: